Pemanfaatan Media Pembelajaran
Media sosial
adalah suatu media daring yang memudahkan para penggunanya untuk melakukan
interaksi sosial secara online. Di sana mereka bisa berkomunikasi, networking,
berbagi, dan banyak kegiatan lainnya. Media daring yang sering digunakan saat
ini adalah Instagram, Facebook, YouTube, Twitter, dan lain sebagainya.
Proses belajar
merupakan sebuah proses penyampaian informasi, ilmu pengetahuan, informasi yang
secara formal dan informal. Melalui sebuah media sosial, pengetahuan dan proses
belajar tidak lagi hanya berfokus pada akumulasi pengetahuan khusus saja
melainkan pengetahuan secara meluas. Terlepas dari baik ataukah buruk
menggunakan media tersebut sebagai media dalam proses belajar, maka jelas bahwa
aplikasi dan perangkat media sosial telah berhasil menyediakan sebuah konsep
tantangan baru dalam pembentukan pendidikan formal yang telah ada saat ini.
Pemanfaatan
media sosial sebagai media belajar telah menunjang sebuah teori klasik mengenai
teori pembelajaran sosial. Teori ini mengatakan bahwa proses belajar sosial
berfokus pada bagaimana seorang individu belajar dengan menjadikan orang lain
sebagai subjek belajarnya (Bandura: 2001). Pemanfaatan media sosial kini banyak
terjadi pada proses pendidikan jarak jauh (e-learning) di mana proses belajar
mengajar tidak lagi terbatas pada ruang kelas, jarak, dan waktu. Adapun
pemanfaatan media sosial yang akan kita bahas kali ini, meliputi :
A. Website
Website adalah
suatu halaman web yang saling berhubungan yang umumnya berisikan kumpulan
informasi berupa data teks, gambar, animasi, audio, video maupun gabungan dari
semuanya yang biasanya dibuat untuk personal, organisasi dan perusahaan. Dari
pengertian website tersebut dapat dibedakan menjadi 2 yaitu web bersifat statis
dan dinamis. Bersifat statis apabila isi informasinya tetap dan isi
informasinya hanya dari pemilik website sedangkan web yang bersifat dinamis
apabila isi informasinya selalu berubah-ubah dan dapat diubah-ubah oleh pemilik
maupun pengguna website.
Ada website
sekolah gratis yang siap membantu kita untuk membuat website sekolah. Ini akan
mendukung operasional sekolah sebagai sarana pendidikan. Di mana keberadaan
website sekolah ini, media promosi sekolah menjadi lebih luas. Untuk
membuat website sekolah, kita bisa membuat sendiri atau menggunakan jasa
pembuatan website. Kalau membuat sendiri, maka kita bisa membuatnya langsung
dengan menggunakan domain umum, yakni WordPress, sebagai domain yang paling banyak
dipakai.
Media website
pada internet sangat cocok untuk dijadikan alternatif pilihan media
pembelajaran jarak jauh. Media website dapat juga digunakan sebagai sarana
pembelajaran untuk meningkatkan dampak positif penggunaan internet. Yang tentu
saja dalam hal ini membutuhkan peran yang baik dari para tenaga pendidik dalam
mengelola pembelajaran daring ini agar dapat digunakan secara terarah dengan
baik dan sesuai dengan pada proses pembelajaran.
Google sites
adalah sebuah website yang digunakan untuk keperluan kelompok ataupun pribadi.
Google Sites merupakan cara termudah dalam medapat bekerja sama dalam situs
untuk menambahkan berkas file lampiran serta informasi dari aplikasi google
lainnya seperti google docs, sheet, forms, calender, awesome table dan lain
sebagainya. Dengan fitur-fitur yang ditawarkan google sites dapat menunjang
pembelajaranmbuat informasi yang bisa diakses oleh orang yang membutuhkan
sceara cepat, dan orang-orang.
Kelebihan
pembelajaran berbasis web yaitu:
1. Memungkinkan
setiap orang dimanapun dan kapanpun untuk belajar.
2. Peserta
didik dapat belajar sesuai dengan karakteristik dirinya sendiri karena bersifat
individual.
3. Kemampuan
untuk membuat tautan (link), sehingga peserta didik dapat mengakses informasi
dari berbagai sumber, baik didalam maupun diluar lingkungan belajar.
4. Sangat
potensial sebagai sumber belajar bagi peserta didik yang tidak memiliki waktu
untuk belajar.
5. Dapat
mendorong peserta didik untuk lebih aktif dan mandiri dalam belajar.
6. Menyediakan
sumber balajar tambahan yang dapat digunakan untuk memperkaya materi
pembelajaran.
7. Isi
dari materi pelajaran dapat di perbarui dengan mudah.
Sedangkan kekurangan
dari pembelajaran berbasis web yaitu:
1. Keberhasilan
pembelajaran berbasis web bergantung pada kemandirian dan motivasi belajar
2. Akses
untuk mengikuti pembelajaran dengan menggunakan web seringkali menjadi masalah
bagi peserta didik
3. Pembelajar
dapat cepat merasa bosan dan jenuh jika mereka tidak dapat mengakses informasi,
dikarenakan tidak memiliki peralatan yang memadai terutama
bandwith yang tidak cukup.
4. Dibutuhkannya
panduan bagi pembelajar untuk mencari informasi yang relevan, dikarenakan
informasi yang terdapat didalam web sangat beragam.
5. Dengan
menggunakan pembelajaran berbasis web, peserta didik terkadang merasa
terisolasi, terutama jika terdapat keterbatasan dalam fasilitas komunikasi.
B. Facebook
Situs
jejaring sosial Facebook merupakan salah satu situs jejaring paling populer di
Indonesia, di mana Indonesia merupakan negara pengguna facebook terbesar kedua
didunia setelah Amerika Serikat. Berdasarkan penelitian (TNS) Digital Life,
dari sekitar 30.000.000 orang pengguna internet di Indonesia, sekitar 87%
penggunanya selalu mengunjungi jejaring sosial Facebook. Selain itu, pengguna
atau pengakses jejaring sosial ini terbanyak adaah usia remaja. Berdasarkan hal
itu maka facebook bisa di jadikan strategi alternatif dalam kegiatan
pembelajaran sebagai media pembelajaran. Adapun fitur-fitur facebook yang dapat
di gunakan sebagai media pembelajaran adalah:
a. Facebook
Notes
Facebook notes atau notes dapat dimanfaatkan
guru untuk menuliskan uraian materi pembelajaran tertentu. Catatan atau materi
pembelajaran yang sedikit lebih panjang dibandingkan dengan status sangat cocok
dipublikasikan menggunakan notes. Siswa dimungkinkan untuk memberi tanggapan
atau umpan balik atas isi Notes dari guru. Notes dilengkapi dengan kemampuan
menyisipkan gambar, penulisan judul dan subjudul materi serta kutipan.
b. Facebook Chat
Facebook chat atau chat
memungkinkan guru melakukan komunikasi 2 arah dalam waktu sama dari tempat
berbeda (a same time different place) baik berbasis text, audio maupun video.
Obrolan seperti ini dimungkinkan terjadi antara 2 (dua) orang atau lebih.
Teknologi komunikasi seperti ini juga disebut sebagai sebuah synchronous
communication tools. Namun penggunaan chat (khusus berbasis text) juga
dimungkinkan pada situasi yang berbeda di mana chat dianggap sebagai alat bantu
untuk mengirimkan pesan (messaging). Chat dalam hal ini disebut sebagai
asynchronous communication tools. Selain untuk konsultasi siswa juga dapat
menggunakannya sebagai media kolaborasi dengan siswa lainnya.
c. Facebook
Group
Facebook group
digunakan anggota untuk berkolaborasi dan diskusi. Ini adalah fitur yang
memudahkan guru membangun lingkungan belajar karena akun (account) yang telah
dimiliki guru langsung dapat digunakan untuk membuat group sesuai dengan
kebutuhan pembelajaran. Group yang dibuat oleh guru dapat saja mengacu pada
topik-topik tertentu dalam pembelajaran.
d. Facebook
Share
Share adalah suatu
fitur yang sangat penting dalam pembelajaran jarak jauh. Semua bahan
pembelajaran yang dapat membantu siswa dalam proses pembelajaran dapat
dipublikasi guru menggunakan fitur ini. Dalam pemahaman umum segala sumber daya
yang tersedia di media sosial dapat di bagi (share) kepada siswa baik yang
berasal dari guru itu sendiri maupun dari orang lain. Beberapa format materi
pembelajaran yang dapat di bagi dalam facebook antara lain : text, links, files,
audio, images, video, dan animation.
e. Facebook
Quiz
Dengan menggunakan aplikasi ini guru dapat menampilkan soal latihan atau ujian
online. Quiz terdiri dari 2 kategori yaitu knowledge quiz dan personality quiz.
Dengan knowledge quiz guru dapat membuat soal pilihan ganda (multiple choice).
Untuk menemukannya manfaatkan fitur pencarian facebook.
Kelebihan
facebook sebagai media pembelajaran:
·
Facebook mempunyai fitur yang atraktif
sehingga tidak membuat jenuh.
·
Bisa dilakukan dimana saja. Tidak
terikat ruang dan waktu. Kapan saja guru bisa memberi tugas. Dan siswa bisa
mengerjakannya di waktu luang.
·
Bisa interaktif dengan guru maupun
siswa lain secara langsung.
·
Suasana rileks karena bisa santai
sambil mendengarkan musik.
Kekurangan facebook sebagai media
pembelajaran:
·
Sulit dilakukan oleh siswa yang tidak
mempunyai akses internet.
·
Kadang tugas terbengkalai karena lebih
sibuk berselancar atau chatting dengan teman Facebook.
·
Ikatan emosional guru dan siswa, siswa
dengan siswa lain kurang kuat karena jarak memisahkan.
·
Di dalam facebook terkadang terdapat
situs-situs yang tidak selayaknya dilihat oleh anak-anak.
·
Maraknya kasus kejahatan di dunia
facebook misalnya saja penipuan
C. Twitter
Twitter adalah
sebuah situs jejaring sosial yang sedang berkembang pesat saat ini karena
pengguna dapat berinteraksi dengan pengguna lainnya dari komputer ataupun
perangkat mobile mereka dari manapun dan kapanpun. Setelah diluncurkan pada
Juli 2006, jumlah pengguna Twitter meningkat sangat pesat. Pada September 2010,
diperkirakan jumlah pengguna Twitter yang terdaftar sekitar 160 juta pengguna
(Chiang, 2011).
Fitur-fitur
twitter yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran adalah sebagai berikut:
a. Tweet
Dalam bahasa indonesia
tweet diterjemahkan sebagai kicauan. Seperti halnya kicauan burung, kicauan
dalam twitter memiliki ciri khas pendek dan terjadi dalam frekuensi yang
tinggi. Batasan sebuah kicauan dalam tweet adalah 140 karakter. Dalam konteks
pembelajaran tweet hanya dapat digunakan untuk menuliskan kalimat-kalimat
pendek. Batasan karakter dalam tweet pada kenyataannya tidak membatasi
kreatifitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Sebaliknya guru dan siswa
dipaksa kreatif membuat kalimat pendek yang merupakan intisari dari suatu
fakta, konsep, prinsip dan prosedur dalam pembelajaran matematika. Contoh tweet
dalam pembelajaran matematika: #StatistikMath median, modus, mean adalah 3
nilai tendensi sentral yg sering digunakan, #KPKMatematika Tahukah kalian 2520
adalah KPK dari 1 s.d 10.
b. Retweet
Jika kita mengenal
fitur share dalam facebook, serupa dengan itu twitter memiliki fitur dengan
fungsi yang serupa yaitu retweet. Retweet dapat digunakan untuk mempublikasikan
kembali tweet yang dilontarkan orang lain. Tentu saja orang yang dapat membaca
sebuah retweet hanya orang yang sudah menjadi follower dari orang yang
melakukan tweet. Misalkan guru menemukan sebuah tweet menarik tentang konsep
geometri di suatu twitter wall tertentu. Untuk mengirimkannya kepada
siswa-siswa dengan cara retweet tweet konsep geometri tersebut dengan catatan
siswa-siswa yang akan menerimanya telah menjadi follower guru.
c. Follow
Salah satu cara mudah
agar siswa dapat menerima semua tweet dari guru adalah menggunakan fitur
follow. Untuk itu guru meminta siswa untuk mengikuti (following) twitter guru
atau twitter yang dibuat khusus untuk pembelajaran. Dengan demikian siswa yang
telah mem-follow guru disebut sebagai follower guru.
d. Hashtag
(#)
Hashtag atau dalam
bahasa indonesia tagar adalah salah satu diantara beberapa fitur twitter yang
paling fenomenal ditengah maraknya penggunaan media sosial. Bahkan fungsi
hashtag sekarangpun mengalami perkembangan terlepas pro kontra yang terjadi
akibat fungsi-fungsi “baru” tersebut. Pada mulanya hashtag sudah dikenal
dikalangan pengguna MIRC. Secara umum fungsi hashtag adalah untuk
mengelompokkan topik-topik atau memberikan sebuah kategori untuk topik
tertentu. Contoh membuat kategori topik dengan hashtag: #math kalimat_tweet,
#geometry kalimat_tweet. Guru dan siswa dapat menggunakan fitur ini untuk
menemukan tweet dengan topik yang sama. Kemudahan pencarian informasi yang
berhubungan dengan topik yang dibahas sangat bergantung kepada kemampuan guru
dalam memilih hashtag yang tepat.
e. Mention
(@)
Guru dapat menggunakan
fitur ini untuk melibatkan orang lain berkenaan dengan suatu tweet yang
dipublikasikan. Misalkan guru ingin mengirimkan notifikasi tugas kepada 2 orang
siswa, maka guru melakukan mention ini dengan menyertakan 2 nama account siswa yang
dimaksud.
f. List
Fungsi penting dari
fitur list dalam pembelajaran adalah guru dapat membuat daftar seluruh account
siswa sehingga untuk memantau umpan balik siswa terhadap suatu tweet dari guru
atau suatu topik diskusi cukup dengan membuka daftar tersebut.
Kelebihan
Twitter sebagai media pembelajaran:
·
Alat komunikasi pembelajaran yang cepat
dan tanggap.
·
Semua orang bisa mengikuti orang lain,
kecuali diblokir.
·
Tak perlu log in untuk mendapatkan
update, karena bisa menggunakan pembaca RSS.
·
Navigasi yang mudah dan tampilan yang
sederhana.
·
Pengguna yang memiliki banyak pengikut,
berpotensi mendatangkan iklan, sehingga bisa menguntungkan penggunanya.
·
Bebas dari banner iklan
·
Menjangkau lebih luas tidak hanya
antara teman
·
Satu feed untuk semua pengguna dan siapa
pun dapat mengikuti orang lain kecuali diblokir
·
Alat komunikasi yang murni dan cepat
tanggap
·
Sangat interaktif, extensible messaging
platform dengan API terbuka
·
Twitter mungkin lebih terukur dari
Facebook dan memberikan keuntungan biaya
Kekurangan Twitter sebagai media
pembelajaran:
·
Banyak akun yang kosong dan tidak aktif
, atau dengan kata lain merupakan akun percobaan yang dibuat dan tidak pernah
digunakan. Hal ini dapat memenuhi memori database pada server Twitter.
·
Batasan karakter posting hanya 140
karakter. Jika ternyata postingan blog yang akan di-twitter-kan memiliki jumlah
karakter judul dan permalink yang melebihi 140 karakter ,maka kita harus
menggunakan fasilitas url shortener untuk memperpendek jumlah karakter
permalink.
·
Tampilan terlalu sederhana , tidak
seperti Facebook yang memiliki tampilan modis dan elegan.
·
Tidak memiliki fitur Chat seperti
Facebook.
·
Mudah disalahgunakan untuk melakukan
spam.
·
Tidak bisa mengelompokkan mana teman,
keluarga, atau orang lain.
·
Tidak dapat menulis informasi profil
lengkap pemiliknya.
·
Kemampuan terbatas: menemukan
orang-orang, mengirim pesan singkat, balasan langsung
·
Tidak
semua orang menemukan manfaat langsungnya.
D. Youtube
YouTube
adalah sebuah situs website media sharing video online terbesar dan paling
populer di dunia internet. Tujuan memanfaatkan youtube sebagai media
pembelajaran adalah untuk menciptakan kondisi dan suasana pembelajaran yang
menarik, menyenangkan dan interaktif.
YouTube memperkenalkan fitur khusus tentang dunia pendidikan
yang disebut YouTube Learning. Fitur
ini menampilkan halaman khusus video pendidikan dengan beragam tema, seperti
matematika, sains, musik, dan bahasa," demikian seperti dikutip dari The Verge, Jumat (12 Juli 2019).
Daftar
putar video itu dibuat mudah karena dibagi dalam beberapa judul bab yang bisa
berisi 4-6 video. Misalnya, pendidikan kimia yang dibuat oleh CrashCourse.
Materi videonya dibuat 1-17 bab yang berisi beberapa video masing-masing bab,
dengan total 47 video.
Selain
itu, ada juga belajar koding bersama The Coding Train yang menampilkan
pelajaran JavaScript. The Coding Train telah mengunggah sebanyak 36 video.
Kelebihan
youtube sebagai media pembelajaran:
·
Bisa melihat dan
mengupload video pembelajaran
·
Sebagai ajang
promosi diri
·
Bisa mendownload
setiap video
·
Bisa belajar
streaming, banyak video bermanfaat
·
Ukurannya ada
yang HD, bisa di download
·
Ada pilihan video yang bervariasi
Kekurangan youtube sebagai media
pembelajaran:
·
Bisa
disalahgunakan penggunanya
·
Informasi yang belum pasti / banyak
informasi yang menyesatkan
·
Karena terlalu bebas upload jadi banyak
video yang tidak berguna atau video pornografi yang terupload
·
Banyak video
dengan kualitas buruk
·
Tidak cocok
untuk slow conection
·
Tidak bias
download secara langsung






Komentar
Posting Komentar